Sejumlah Orang Tua Siswa di Surabaya Mengamuk Saat Antar Anak Vaksin, Ini Pemicunya

Proses vaksinasi pelajar di Surabaya diwarnai kericuhan (Foto / Metro TV) Proses vaksinasi pelajar di Surabaya diwarnai kericuhan (Foto / Metro TV)

SURABAYA : Sejumlah orang tua murid mengamuk saat mengantar anaknya menjalani vaksinasi massal dosis ke-2 di Gedung Islamic Center, Surabaya. Orang tua murid menilai panitia tidak becus mengatur antrian sesuai jam kedatangan di lokasi. Keributan ini bermula ketika sejumlah orang tua wali murid protes dengan pengaturan giliran antrian pelajar yang akan disuntik vaksin.

Mereka mengaku jengkel karena sekolah anaknya beberapa kali dilewati oleh sekolah lain, padahal sudah mengantri lebih lama. Puncaknya, sejumlah orang tua memaksa antrian sekolah anak mereka untuk masuk lebih dulu ke lokasi penyuntikan di luar Gedung Islamic Center.

"Seharusnya panitia dapat melaksanakan vaksinasi sesuai jam pada undangan yang diterima oleh para pelajar yang menjadi peserta vaksinasi," kata salah satu wali murid, Jeani, Kamis 12 Agustus 2021.

BACA JUGA : 1.750 Pelajar SMP di Surabaya Terima Vaksin Dosis 2

Sementara itu, Dinas Pendidikan Kota Surabaya mengakui membludaknya peserta vaksin massal dosis kedua untuk pelajar usia 12 hingga 17 tahun. Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Supomo pun meminta maaf atas semrawutnya proses vaksinasi itu.

"Agar tidak terulang kami akan melakukan evaluasi setiap penyelenggaraan vaksinasi yang telah dilaksanakan," kata Supomo.

Vaksinasi covid-19 dosis ke-2 untuk pelajar yang berlangsung di Gedung Islamic Center Surabaya ini diikuti sebanyak 5. 558 pelajar mulai SD hingga SMP dengan rentang usia 12 hingga 17 tahun. 


(ADI)

Berita Terkait