Ditempeleng Ibu, Kakak Adik di Bangkalan jadi Kades

Tangkapan layar saat salah satu calon Kades di Bangkalan melakukan ritual tamparan (Foto / Istimewa) Tangkapan layar saat salah satu calon Kades di Bangkalan melakukan ritual tamparan (Foto / Istimewa)

BANGKALAN : Kakak adik calon kepala desa yang viral saat menjalani ritual sungkeman dan tempeleng akhirnya menang. Keduanya memenangkan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di Bangkalan dan dilantik bersama. Kedua kakak adik tersebut yakni Yudha dan Ganda. Mereka menjadi calon kepala desa di dua desa berbeda di Kecamatan Galis, yakni di Desa Galis dan Desa Longkek.

Keduanya menjalani pelantikan bersama dengan para kepala desa lain se-Kabupaten Nangkalan. Ditemui seusai pelantikan, kedua kepala desa kakak adik ini mengaku, ritual tersebut memang dijalan sesuai saran dan petunjuk para sesepuh desa. Menurut mereka, prosesi dan ritual tamparan atau tempeleng tersebut penuh makna yang baik.

Makna pertama yakni bentuk ketaatan seorang anak kepada orang tua dan cinta kasih orang tua kepada anak. Makna kedua, yakni sebagai pengingat, bahwa jika kelak terpilih sebagai kades agar senantiasa ingat pada tugasnya sebagai pemimpin desa.

baca juga : Diduga Puntung Rokok Santri, Gudang Kitab Pesantren di Malang Terbakar

"Tugas utama pemimpin desa yakni melayani dan mempermudah urusan warganya serta memajukan desanya," kata Kades Gelis, Jaka Yudha Satria.

Sementara itu, Kades Longkek, Ganda Putra Satria, mengatakan, ritual yang mereka jalani merupakan pengingat dari sang ibu agar mereka sebagai pemimpin desa bisa menjadi tauladan bagi rakyatnya.

Diketahui, video dua calon kepala desa di Bangkalan menjalani ritual tempeleng viral di media sosial. Pada video itu, mereka terlihat berbaring di lantai lalu dilangkahi oleh sang ibu. Setelah itu, mereka berdiri dan kedua pipinya ditampar oleh sang ibu hingga beberapa kali. Ritual tersebut kemudian diakhiri dengan sungkeman dan pelukan hangat sang ibu.


(ADI)

Berita Terkait