Tradisi Ziarah Jelang Ramadan, Penjual Bunga Bermunculan di Magetan

Penjul bunga dadakan di Kediri (Foto / Metro TV) Penjul bunga dadakan di Kediri (Foto / Metro TV)

MAGETAN : Tradisi ziarah kubur menjelang bulan suci Ramadan membuat pedagang bunga tabur dadakan di Magetan meraup untung. Mereka menganggap hal itu adalah berkah Ramadan tahun ini. Banyak pembeli berdatangan usai pemerintah memperbolehkan mudik.

Sejak pagi hari mereka sudah diserbu warga untuk membeli bunga tabur, sesuatu yang wajib dibawa saat ziarah kubur jelang bulan Ramadan. Banyak warga Magetan yang merantau di luar kota menyempatkan diri untuk pulang ke kampung halaman dan melakukan ziarah.

Hal itulah yang membuat penjualan bunga tabur kali ini bisa mencapai dua kali lipat ketimbang tahun kemarin. Lantaran, tahun ini tidak ada larangan mudik dari pemerintah pusat.

”Dalam sehari kami bisa menjual sekitar 400 hingga 500 kantong. Per kantong plastik kami jual Rp 5.000 hingga Rp 10.000 tergantung besar kecilnya,” kata Winarti salah seorang pedagang bunga tabur.

Baca juga : Indahnya Kebersamaan, Warga Lintas Agama Kediri Bersihkan Masjid Jelang Puasa

Tahun kemarin dirinya hanya menjual sekitar 200 hingga 250 kantong saja. Selain banyaknya pembatasan-pembatasan, kala itu pemerintah pusat menerapkan larangan mudik. Sehingga, warga yang biasanya menjalankan tradisi tak bisa pulang ke kampung halaman.

Menjelang Ramadhan harga bunga tabur terus mengalami kenaikan. Selain banyaknya permintaan, jumlah pasokan dadi petani tidak mengalami peningkatan. Sebagian, tanaman bunga milik petani rusak sehingga jumlah pasokan dari petani cenderung berkurang.


(ADI)

Berita Terkait