189 Ekor Ternak di Ngawi Terjangkit PMK

189 ekor ternak di Kabupaten Ngawi terjangkit PMK. Foto: MGN/Rizal Fahlevy 189 ekor ternak di Kabupaten Ngawi terjangkit PMK. Foto: MGN/Rizal Fahlevy

NGAWI: Sebanyak 189 ekor ternak di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK). Jumlah tersebut diketahui melalui hasil uji lab Balai Veteriner Yogyakarta pada 14 Juni 2022.

"Total ada 189 kasus PMK, semuanya dalam tahap pengobatan karena untuk PMK ini penyembuhannya memerlukan waktu yang cukup lama," kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Perikanan Dan Peternakan (DPP) Ngawi, Wachidah Suryandani, dilansir dari Media Indonesia, Selasa, 21 Juni 2022.

Wachidah mengatakan, seluruh hewan ternak yang terjangkit PMK diberikan pengobatan seperti vaksinasi dan pemberian vitamin. Menurut dia, PMK masih bisa disembuhkan sehingga peternak tidak perlu panik.

BACA: Peternak di Malang Dapat 300 Dosis Vaksin PMK

“Kalau ternaknya segera dijual nanti harganya akan turun dan ruginya akan semakin besar. Lebih baik diobati dulu dengan telaten dan sabar hingga sembuh," imbuh dia.

Hingga saat ini, PMK telah menyebar ke 15 kecamatan di Kabupaten Ngawi. Sejumlah faktor masih menjadi kendala petugas lapangan untuk menangani PMK. Antara lain, minimnya alat pelindung diri (APD) serta kebutuhan vitamin dan obat-obatan untuk ternak.


(UWA)

Berita Terkait