BPBD Probolinggo Semprot Disinfektan ke Pasar Hewan untuk Mengantisipasi PMK

BPBD dan Diperta Probolinggo menyemprot pasar hewan dengan menggunakan desinfektan agar PMK dan LSD tidak menyebar luas di wilayah setempat.(ANTARA/HO-Diskominfo Kabupaten Probolinggo). BPBD dan Diperta Probolinggo menyemprot pasar hewan dengan menggunakan desinfektan agar PMK dan LSD tidak menyebar luas di wilayah setempat.(ANTARA/HO-Diskominfo Kabupaten Probolinggo).

Probolinggo: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo menggelar penyemprotan disinfektan di pasar hewan untuk mengantisipasi penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan Lumpy Skin Disease (LSD). Penyemprotan dilakukan setelah ditemukannya kasus PMK dan LSD di Probolinggo,

“Penyemprotan desinfektan dilakukan di sejumlah pasar hewan di beberapa kecamatan yakni Kecamatan Pakuniran, Kecamatan Besuk, Kecamatan Maron, dan Kecamatan Banyuanyar,” jelas Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Probolinggo, Moh Zubaidulloh, dikutip dari Antara pada Kamis 22 Februari 2024.

Penyemprotan dilakukan sampai akhir Februari 2024 untuk mengurangi dampak penyakit PMK di pasar hewan Bucor, Besuk, Maron dan Banyuanyar. BPBD Kabupaten Probolinggo menerjunkan personel setelah menerima permohonan dari dinas pertanian setempat. 

Zubaidulloh mengimbau seluruh masyarakat di Kabupaten Probolinggo yang mempunyai hewan segera memberikan vaksin.

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dispertan Kabupaten Probolinggo Nikolas Nuryulianto, memaparkan bahwa penyemprotan disinfektan di pasar hewan untuk menjaga higiene sanitasi pasar agar layak menjadi tempat jual beli ternak.  


(SUR)

Berita Terkait