3 Kios dan Lapak di Pasar Gringging Kediri Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp400 Juta

Ilustrasi / Medcom.id Ilustrasi / Medcom.id

KEDIRI : Tiga kios dan beberapa lapak di Pasar Gringging, Kabupaten Kediri ludes terbakar, Selasa 30 Mei 2023 dini hari. Api berkobar cukup besar menghanguskan seluruh barang dagangan yang ada dalam kios. Dugaan sementara kebakaran terjadi akibat korsleting listrik.

Informasi yang dihimpun, kebakaran ini bermula dari adanya hubungan pendek arus listris dari salah satu kios yang menjual pakaian. Akibatnya muncul percikan api yang terus membesar dan meluas ke kios di sampingnya. Dari rekaman video amatir warga, terlihat para pedagang panik saat api cepat membesar dan membakar kios yang berisi pakaian. Selain kios pakaian, kobaran api juga merembet ke beberapa lapak milik para pedagang lain.

Petugas pemadam kebakaran yang datang berusaha memadamkan api dan dibantu oleh warga sekitar. Bahkan petugas terpaksa merusak pintu etalase kios karena pintu masih tertutup. Api berhasil dipadamkam petugas selama dua jam setelah empat unit mobil damkar diterjunkan.  

Ditempeleng Ibu, Kakak Adik di Bangkalan jadi Kades

Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Agung Nugroho, mengatakan, titik api berawal dari korsleting listing di kios pedagang pakaian dan membesar serta merembet ke kios serta lapak para pedagang. "Kami mengerahkan empat unit mobil pmk untuk memadamkan api," katanya.

Usai api padam, beberapa pedagang nekat masuk ke dalam kios dan berusaha mencari dan mengkorek-korek barang-barang yang masih bisa diselamatkan. Peristiwa kebakaran ini sudah ditangani polisi.

Kerugian Rp400 Juta

Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji, menyebut kerugian kebakaran 14 kios di Pasar Arjosari ditaksir mencapai Rp400 juta. Pihaknya segera melakukan inventarisasi kerugian dampak kebakaran tersebut.

"Saat ini kami mulai melakukan pendataan," kata Indrata setelah meninjau Pasar Arjosari.

Hasil inventarisasi sementara, kerugian ditaksir mencapai Rp400 juta lebih. Nilai itu belum dihitung dampak nonmateriel terkait mandeknya aktivitas transaksi di pasar yang sementara ditutup total untuk kepentingan penyidikan.

baca juga : Diduga Puntung Rokok Santri, Gudang Kitab Pesantren di Malang Terbakar

"Yang pertama-tama, tentu kami sangat prihatin atas kejadian ini. Pedagang tidak hanya kehilangan tempat berjualan serta barang dagangannya, tapi juga aktivitas ekonomi (di pasar) menjadi terganggu," ujar Indrata.

Adapun Pasar Arjosari merupakan pasar utama di Kecamatan Arjosari. Lokasinya yang strategis di Jalan Raya Pacitan-Ponorogo dan berada di jalur urat nadi ekonomi bagi masyarakat Kecamatan Nawangan, Tegalombo, dan sekitarnya. Pasar ini kerap menjadi tujuan warga dan pedagang daerah pedalaman untuk belanja.


(ADI)

Berita Terkait