Kasus Sumirah, Walikota Surabaya Murka ke Bawahannya : Kebacut!

Walikota Surabaya, Eri Cahyadi ngamuk kepada bawahannya terkait kasus nenek Sumirah (Foto / Istimewa) Walikota Surabaya, Eri Cahyadi ngamuk kepada bawahannya terkait kasus nenek Sumirah (Foto / Istimewa)

SURABAYA : Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi murka setelah mendengar kasus nenek sebatang kara bernama Sumirah (89), yang belum tersentuh bantuan sepanjang pandemi covid-19. Kemarahannya itu disampaikan dalam sebuah rekaman video di medsos. Eri meminta kepada bawahannya agar tak ongkang-ongkang dan lebih banyak terjun ke lapangan.

"Kalau lansia ini itu camat ambek (sama) lurah Kepala OPD dan pegawai negeri sipil Kota Surabaya yang menjadi tetangganya tidak tahu, iku jenenge kebacut (itu namanya keterlaluan)," ujar Eri dalam akun Instagramnya @ericahyadi, Kamis 26 Agustus 2021.

Dalam unggahannya tersebut, Eri menyebut bahwa kasus Sumirah tersebut murni kesalahan dirinya, Pemerintah Kota Surabaya dan jajaran. Eri menganggap selama ini, jajarannya mulai kepala dinas, kepala bidang, camat hingga lurah tidak pernah dekat dengan masyarakat. "Kalau dekat dengan masyarakat ya pasti ono laporan iki (ada laporan ini)," tegasnya.

BACA JUGA : Kasihan, Nenek Sebatang Kara di Surabaya Tak Tersentuh Bantuan

Eri pun meminta agar kasus seperti yang dialami Sumirah tidak terulang. Dengan tegas dia meminta kepada pejabat di lingkungan Pemkot Surabaya agar blusukan, berkeliling agar dekat dengan warga dan menyerap aspirasi mereka. "Nyuwun tulung kepada njenengan semua ayok muduno (minta tolong kepada kalian semua ayo turun). Tolong turun, lihat, jangan pernah mulai hari ini lagi ada orang miskin yang pejabat Pemerintah Kota Surabaya tidak pernah tahu," tandas Eri.

Eri juga menghimbau kepada warga Surabaya agar segera melapor jika terdapat tetangga kurang mampu yang belum tersentuh bantuan. "Saya minta maaf. Nenek Sumirah sudah dalam penanganan Pemkot Surabaya. Untuk teman-teman, adukan segala masalah di lapangan lewat aplikasi Wargaku atau call112Surabaya," tulis Eri dalam caption video unggahannya tersebut.

Video yang Eri unggah itu telah ditonton 12.555 kali dan mendapat komentar beragam dari warganet.


(ADI)

Berita Terkait