TNI AL dan Angkasa Pura I Gagalkan Pengiriman Benih Lobster Ilegal Lewat Bandara Juanda

Lobster ukuran sedang. Medcom.id Lobster ukuran sedang. Medcom.id

Sidoarjo: Petugas gabungan berhasil menggagalkan pengiriman benih lobster senilai Rp7 miliar lewat Bandara Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur. Petugas gabungan ini berasal dari Pangkalan Udara TNI Angkatan Laut (Lanudal) Juanda Puspenerbal, Angkasa Pura I, dan stakeholder Bandara Juanda Sidoarjo, Jawa Timur.

Danlanudal Juanda, Kolonel Laut (P) Heru Prasetyo menyebut pengiriman benih lobster ilegal tersebut dilakukan melalui jasa pengiriman kargo tujuan Batam dengan Citilink QG 948 rute SUB-BTM. Namun, petugas berhasil mengendus dan menggagalkan pengiriman 60 ribu ekor benih lobster senilai Rp7 miliar.

Awal mula pembongkaran kasus ini ketika petugas regulated agent PT Gatrans Cargo menerima paket kiriman dari seorang kurir. Dua buah kardus paket itu akan dikirim ke Batam melalui pesawat.

Kecurigaan terjadi saat paket masuk mesin X-Ray. Petugas melihat bungkusan panjang yang tidak sesuai dengan isi surat muat udara (SMU).

Kemudian petugas melaporkan temuan itu kepada Satgaspam Bandara Juanda. Dari hasil pemeriksaan, sebanyak 38 kantong plastik berisi 60 ribu ekor benih lobster. Masing-masing memiliki jenis mutiara sebanyak 32 ribu dan pasir sebanyak 28 ribu ekor.

"Untuk kasus ini, para terduga pelaku mempunyai modus baru dengan cara mengirimkan BBL melalui jasa kargo dan berusaha mengelabui petugas dengan cara kamuflase bagian luar kardus dengan makanan," ujar Heru, dikutip dari Antara, Rabu, 27 September 2023.

Untuk proses selanjutnya, terduga pelaku yang berjumlah empat orang beserta barang bukti akan diserahkan ke Ditpolairud Polda Jatim untuk penyidikan lebih lanjut.


(SUR)

Berita Terkait