Begal Sadis Pasuruan Ditembak

Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Arman menunjukkan barang bukti. (metrotv) Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Arman menunjukkan barang bukti. (metrotv)

PASURUAN: Satreskrim Polres Pasuruan menembak satu dari empat anggota komplotan begal sadis . Selain itu, polisi juga menangkap satu orang penadah.

Nasor, satu dari empat anggota komplotan begal sadis yang sering beraksi di wilayah kota dan Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, ditembak kedua kakinya karena melawan saat akan ditangkap.

"Petugas Satreskrim Polres Kota masih mengejar dua orang dari komplotan begal sadis yang kabur saat penangkapan, yakni BD dan SB, " ujar Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Arman.

Sementara untuk tersangka lain yaitu Sofyan Hadi terlebih dulu ditangkap Polres Kabupaten Pasuruan dan sudah menjalani masa tahanan.

BACA: Cemburu, Suami di Probolinggo Bakar Anak dan Istri

"Selama ini, komplotan Nasor diketahui tak segan-segan melukai korban perempuan dan memukul korban laki-laki hingga tewas saat melakukan aksi begal, " ucapnya.  

Selain menangkap Nasor, petugas Satreskrim juga menangkap Nurhalim yang diketahui merupakan seorang penadah hasil kejahatan para begal sadis.

Dari penangkapan ini, petugas mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya dua senjata tajam jenis pedang, serta satu unit motor yang digunakan komplotan begal sadis untuk beraksi.

Akibat perbuatan sadis yang telah dilakukan, tersangka nasor dijerat pasal 365 KHUP dengan ancaham hukuman paling lama 12 tahun penjara. Sementara tersangka penadah, Nur Halim dijerat pasal 480 KHUP dengan ancaman 4 tahun penjara.

 


(TOM)

Berita Terkait