Hilang Digondol Jin Sawah, Petani di Bojonegoro Ditemukan di Atap Kantor Balai Desa

Kondisi Waji saat ditemukan di atap Balai Desa (Foto / Istimewa) Kondisi Waji saat ditemukan di atap Balai Desa (Foto / Istimewa)

BOJONEGORO : Kejadian misterius terjadi di Desa Mlinjeng Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Bojonegoro. Salah satu warga yang sempat hilang di lahan persawahan ditemukan warga di atas kantor Kepala Desa setempat.

Kejadian itu bermula saat Waji dan istrinya sedang berada di sawah miliknya pada Rabu 30 Maret 2022 sekitar pukul 15.30 WIB. Sawah tersebut bersebelahan dengan lapangan Desa, SD dan Balai Desa. Lokasi tersebut memang sangat angker kata warga sekitar.

Hari semakin sore, kemudian istri pulang duluan. Sedangkan Waji di sawah sendiri. Hingga menjelang magrib Waji tidak kunjung pulang hingga akhirnya istrinya mencari dengan mengajak warga sekitar.

“Saat itu istrinya memanggil warga dan mencari di sekitar persawahan,” kata salah seorang warga setempat.

Menurutnya, saat mencari di persawahan banyak warga yang mencari berkeliling di sekitar persawahan dan puluhan orang mencari hingga ber jam-jam. Kemudian ada satu warga yaitu Samsuri saat itu dia seperti dirasuki sesuatu. Kemudian Samsuri diam dan tiba tiba berjalan kearah balai Desa.

Baca juga : Kakek di Jombang Kepergok Cabuli Bocah SD

“Saat itu Samsuri tiba-tiba berjalan dan menuju Balai Desa Mlinjeng,” imbuhnya

Setelah Samsuri berjalan, puluhan warga mengikuti dan dia menunjukkan bahwa di atas Balai Desa ada orang. Kemudian warga mendapati isyarat seperti itu langsung memanjat di atas Balai Desa.

“Warga langsung melakukan pemanjatan dan ternyata diatas Balai Desa ditemukan Waji,” katanya

“Alhamdulillah saat ditemukan tidak terjadi apa apa dan selamat, tapi, Waji masih dalam keadaan linglung atau tidak sadar,” tambahnya

Dikatakan, melihat kejadian aneh seperti itu, warga sempat heran dan tidak logis kalau tiba-tiba berada di atas kantor balai Desa, karena di situ sangat rapat sekali dan tidak mungkin bisa naik di atas Balai Desa.

“Lokasinya memang agak angker dan pemindahan Waji dari sawah ke atas kantor balai Desa ya menduga dilakukan barang Alus (hantu),” pungkasnya.


(ADI)

Berita Terkait