Tilang Elektronik Diterapkan di 55 Titik di 7 Kabupaten/Kota Jatim, Ini Daftarnya

apolda Jatim, Irjen Nico Afinta saat meluncurkan program tilang elektronik (Foto / Metro TV) apolda Jatim, Irjen Nico Afinta saat meluncurkan program tilang elektronik (Foto / Metro TV)

SURABAYA : Polda Jawa Timur (Jatim) menerapkan tilang elektronik atau Electronic Trafic Law Enforcement (ETLE) di 55 titik di Jatim. Ke-55 titik tersebut masing-masing di Kota Surabaya 39 titik, Sidoarjo tiga titik, Kota Madiun empat titik, Gresik lima titik, Lamongan dua titik, dan Kota Batu serta Tulungagung masing-masing satu titik.

Penerapan tilang elektronik ini dilaunching secara virtual oleh Korlantas Polri dan diikuti serentak 12 Polda di Indonesia. Pada launching ETLE ini, Polri meluncurkan sebanyak 244 kamera ETLE, dan 12.004 circuit closed television (CCTV).

“Selain ETLE, kami juga memiliki inovasi lain di bidang lalu lintas. Dalam pelaksanaannya, ETLE akan dikombinasikan dengan Integrated Node Capture Attitude Record (INCAR),” kata Kapolda Jatim, Irjen Nico Afinta, Selasa 23 Maret 2021.

Nico mengatakan dalam penerapan ETLE ini, pihaknya juga menjalin kerja sama dengan berbagai pihak. Hal ini untuk mempermudah pelaksanaan penindakan pelanggaran yang dilakukan masyarakat.

"Program ini tidak bisa berjalan tanpa ada dukungan dari rekan-rekan stakeholder. Dari kejaksaan, kemudian dari pengadilan. Kemudian juga nanti dari pemerintahan daerah dari pihak perbankan, dan juga yang men-develop supaya sistem sarana prasarana ini bisa berjalan baik," ujarnya.

Nico berharap inovasi ini bisa melayani masyarakat dengan baik. Pihaknya juga ingin inovasi ini bisa mengurangi angka kecelakaan di jalan karena meningkatnya kepatuhan masyarakat. Meski begitu, kata dia, inovasi ini memang tak luput dari kekurangan. Untuk itu, pihaknya membutuhkan dukungan baik kritik dan saran dari masyarakat.

“Harapan kami kepada seluruh stakeholder, mari kita terus berkomunikasi untuk menyempurnakan sistem ini dan yang paling penting mohon dukungan kepada masyarakat,” katanya.

 


(ADI)

Berita Terkait