Unik, Warga Tuban Menggelar Ritual Ulang Tahun Sapi

Sapi diberi kalung ketupat berbentuk kubus (Foto / Metro TV) Sapi diberi kalung ketupat berbentuk kubus (Foto / Metro TV)

TUBAN : Perayaan ulang tahun ternyata tidak hanya untuk anak manusia saja. Di kabupaten Tuban, Jawa Timur, ulang tahun ternyata juga digelar untuk sapi. Perayaan ini diperingati setiap satu tahun sekali dan sudah berlangsung sejak jaman nenek moyang. yakni setiap hari jumat pahing, bulan rajab.

Bagi sebagian warga tuban, merayakan ulang tahun sapi adalah hal penting yang wajib digelar setiap tahunnya. Hal ini mungkin aneh. Tapi begitulah yang dilakukan para pemilik ternak sapi, di Desa Tegalagung, Kecamatan Semanding, Tuban. Menurut warga, tradisi ulang tahun sapi ini telah dilakukan, sejak tanah perdikan bernama tuban tersebut ada.

Tradisi leluhur warga masyarakat Tuban ratusan tahun silam ini, diyakini bisa membawa berkah kebaikan untuk sapi dan pemiliknya. Dari ritual tahunan ini, para petani dan peternak sapi berharap, sapi-sapi mereka bisa beranak-pinak atau berkembang biak dengan cepat. selain itu harapan dalam ritual ini adalah supaya sapi-sapi mereka terhindar dari segala jenis penyakit.

Baca juga : Disimpan Fans, Segini Harga Mobil Almarhum Nike Ardila

Perayaan ulang tahun sapi ini digelar secara bergiliran dari satu rumah ke rumah warga lainnya. Ritual digelar dengan sederhana. Yakni dengan menyajikan tumpengan di teras rumah serta melakukan doa bersama untuk sapi.

Menu yang disajikan dalam ritual ulang tahun sapi ini juga cukup sederhana. Yakni makanan tradisional jawa berupa ketupat, lepet, sayur dan beberapa makanan tradisional lainnya.

Tradisi ulang tahun sapi ini digelar secara rutin setiap tahunnya. Yakni pada penanggalan jawa, yaitu hari Jumat pahing, bulan rajab. dimana hari dan bulan tersebut, merupakan hari yang dikeramatkan oleh para petani dan peternak sapi sebagai hari kelahiran sapi sejak jaman nenek moyang mereka.

Usai menggelar ritual dan doa bersama, sisa dari menu ritual berupa ketupat berbentuk kubus ini, kemudian dikalungkan ke leher sapi. sisanya tak jarang juga dibuat makanan untuk sapi. tujuannya adalah supaya sapi-sapi cepat tumbuh besar dan sehat.

"Sebelum acara kenduri di mulai, ketupat-ketupat ini di letakkan di antara empat tiang kandang sapi, dari empat penjuru mata angin. mulai dari timur, barat, utara dan selatan," kata pemilik sapi, Samidi.

Setelah kenduri dan doa selesai, ketupat yang dipasang di tiang kandang sapi dan sesajen inipun di gaok dadung wawuk atau diambil oleh penggembala sapi yang disebut “cah angon” untuk melengkapi ritual ulang tahun.

Hingga saat ini, tradisi itu masih terjaga di tengah gempuran kecanggihan teknologi yang begitu massiv, prosesi ini juga diharapkan bisa membawa berkah bagi para penggembalanya.


(ADI)

Berita Terkait