Perahu Pecah Dihantam Ombak, 2 Nelayan di Jember Hilang

Ilustrasi / Medcom.id Ilustrasi / Medcom.id

JEMBER : Dua nelayan di Jember hilang usai sekoci mereka tumpangi untuk mencari ikan di laut selatan Jember pecah dihantam ombak. Sementara tiga nelayan lainnya selamat setelah ditolong perahu nelayan yang melintas. Upaya pencarian telah dilakukan Tim Basarnas dan Polairut Polres Jember.

Hanya saja tim mengalami kesulitan karena lokasi tenggelamnya sekoci itu berada di lepas pantai, yakni 50 mil atau sekitar 85 kilometer dari bibir Pantai Puger, Jember. Sedangkan peralatan yang dimiliki Basarnas tidak memungkinkan untuk upaya pencarian hingga ke Samudra Indonesia itu.

Menurut Koordinator Pos SAR Jember, Prahista, insiden itu bermula saat lima nelayan berlayar menggunakan sekoci untuk memancing ikan tuna di kawasan Samudra Indonesia pada Kamis 23 Juni 2022. Namun, menjelang tengah malam mereka tertidur, sehingga tidak mengetahui ombak besar datang.

Hantaman ombak itu mengempaskan skoci mereka hingga pecah dan tenggelam. Seketika, kelima nelayan pun tercebur ke laut dan terseret arus. "Ada lima orang dalam sekoci itu, yang tiga selamat, ditolong perahu nelayan. Sementara yang dua hilang sampai sekarang," katanya.

Baca juga : Viral Pemuda Ponorogo Gendong Sapi Sekarat Sambil Menangis

Tiga nelayan selamat masing-masing Ngaturan, Rendy dan Andik. Ketiganya warga Puger, Jember. Sedangkan dua nelayan yang hilang, yakni Eko Feri Irawan dan Sumaryanto. Prahista mengatakan, pihaknya telah melaporkan insiden tersebut kepada Basarnas pusat untuk dilakukan maping dalam rencana pencarian, baik dari udara maupun lewat laut dengan menggunakan kapal besar.

Sebab, jika menggunakan perahu karet seperti yang dipunyai Basarnas Jember, sangat tidak memungkinkan. "Ombaknya sangat besar karena berada di kawasan Samudra Indonesia. Arus saat ini menuju ke arah barat, sehingga dimungkinkan dua nelayan yang hilang tersebut berada di kawasan Perairan Malang," katanya.

 


(ADI)

Berita Terkait