Dokter RSUD Dokter Soetomo Meninggal Dunia Akibat Covid-19

Jenazah dr Miftah Fawzy Sarengat terlebih dahulu disemayamkan di halaman gedung Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Surabaya sebagai penghormatan terakhir dari para rekan sejawat (foto/metrotv) Jenazah dr Miftah Fawzy Sarengat terlebih dahulu disemayamkan di halaman gedung Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Surabaya sebagai penghormatan terakhir dari para rekan sejawat (foto/metrotv)

SURABAYA : Seorang dokter RSUD Dr Soetomo Surabaya dinyatakan meninggal dunia akibat terinfeksi covid-19. Rekan-rekan sejawat almarhum yang memberikan penghormatan terakhir mengakui tim dokter yang menangani pasien covid-19 sangat rentan dan memiliki resiko tinggi terinfeksi covid-19.

Sebelum dimakamkan di tempat pemakaman umum Kabupaten Magetan, jenazah dr Miftah Fawzy Sarengat terlebih dahulu disemayamkan di halaman gedung Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Surabaya sebagai penghormatan terakhir dari para rekan sejawat. Almarhum merupakan dokter yang menempuh Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) ilmu penyakit dalam di RSUD Dokter Soetomo, Surabaya. 
 
Dokter PPDS ini dinyatakan meninggal dunia akibat covid-19, setelah bertugas membantu tim dokter merawat dan menangani pasien covid-19 di RSUD Dr Soetomo Surabaya. Rekan sejawat almarhum mengakui tim dokter maupun tenaga medis lainnya sangat rentan dan memiliki resiko tinggi terinfeksi covid-19 dari pasien yang ditangani. 

"Almarhum dikenal sebagai salah satu dokter terbaik dan pekerja keras.  Almarhum sebelumnya juga sempat menyampaikan kepada dokter lainnya untuk membantu menangani pasien covid-19 sebagai bentuk konsekuensi sebagai dokter maupun calon dokter spesialis penyakit dalam," ungkap Dekan FK Unair Surabaya, Prof. dr. dr. Soetojo
 
Dari informasi rekan sejawat, dr. Miftah sebenarnya kurang satu semester lagi untuk bisa lulus dan menyandang dokter spesialis penyakit dalam. Namun, takdir berkata lain saat membantu menangani pasien covid-19, jenazah dr Miftah  langsung dibawa ke Kabupaten Magetan untuk segera dimakamkan sesuai protokol kesehatan covid-19. 


(ADI)

Berita Terkait