Butuh Uluran Tangan, Bayi di Gresik Lahir Tanpa Anus

Kondisi rumah Muchammad dan Linda Febriyanto yang anaknya menderita lahir tanpa anus (Foto / Istimewa) Kondisi rumah Muchammad dan Linda Febriyanto yang anaknya menderita lahir tanpa anus (Foto / Istimewa)

GRESIK : Hati Muchammad dan Linda Febriyanto tersayat. Pasangan suami istri asal Dusun Pilang, Desa Kedamean, Kecamatan Kedamean, Gresik, ini harus melihat bayinya lahir tanpa anus. Di tengah keterbatasan biaya, keduanya berharap uluran tangan dermawan agar putra yang baru berusia 2 bulan itu bisa dioperasi.

Secara medis hidup tanpa anus membuat bayi kesusahan saat buang air besar. Sementara ini, pembuangan feses masih dikeluarkan dari perutnya. Sambil menunggu pihak medis melakukan observasi.

Sementara orang tua Nazril, hidupnya sangat pas-pasan. Boleh dibilang dari keluarga tidak mampu. Setiap hari, Linda Febriyanto ibu sang bayi dalam sekali berobat harus merogoh koceknya Rp350 ribu.

Cerita pilu yang dialami Nazril mengundang keprihatinan dari Muspika Kedamean. Pejabat kecamatan dan kapolsek setempat. Camat Sukardi dan AKP Dante Anan Irawanto serta Kades Kedamean Abdul Mufid mengunjungi rumah Nazril.

Para Muspika ini rela merogoh saku pribadi untuk sedikit membantu meringankan ekonomi keluarga Nazril. Kapolsek dan Camat bahkan siap menfasilitasi yang akan dibutuhkan selama perjalanan operasi.

Baca juga : Diduga Cemarkan Nama Baik, 3 Oknum Wartawan di Bangkalan Dipolisikan

“Soal berobat ke rumah sakit, kami siap membantu dan mengantarkan Nazril pulang pergi. Ini iktikad kami dalam membantu meringankan beban orang tuanya,” ujar Kapolsek Kedamean AKP Dante Anan Irawanto, Minggu 10 Juli 2022.

Hal yang sama dilakukan Camat Sukardi. Pejabat kecamatan itu, membantu menguruskan Kartu Indonesia Sehat (KIS). Pasalanya, meski selama ini hidup dalam serba kekurangan, keluarga bayi ini ternyata belum memiliki KIS.

“Kami juga sudah kordinasi dengan pihak Dinas Sosial Gresik, untuk membantu mengurus KIS agar dibantu menguruskan,” ungkapnya.

Kendati sudah ada bantuan lanjut Sukardi, dirinya tetap berharap ada dermawan yang ingin membantu dipersilahkan mengubungi pihak keluarga.

“Untuk sementara, perkembangan medis. Saat ini, bayi Nazril masih menjalani observasi untuk mencari dan membuat lubang anus di belakang supaya bisa buang air besar,” pungkasnya.


(ADI)

Berita Terkait