Tangis Memilukan Eksekusi Anak Korban Perceraian: Saya Sama Bapak....

RZ terus memegangi kaki ayahnya saat akan dieksekusi petugas Pengadilan Agama Ngawi. (metrotv) RZ terus memegangi kaki ayahnya saat akan dieksekusi petugas Pengadilan Agama Ngawi. (metrotv)

NGAWI: Tangis memilukan pecah saat eksekusi seorang anak korban perceraian di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Bocah berusia lima tahun itu terus memegangi kaki ayahnya sebelum akhirnya mau dibawa ke rumah ibunya.  

Bocah berinisal RZ, merupakan korban perceraian dari kedua orang tuanya NR  dengan TR, warga Desa Brangol, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi.

Lantaran menjadi sengketa orang tuanya yang sudah resmi bercerai dan sesuai keputusan Pengadilan Agama, RZ darus di eksekusi dari asuahan TR, ayah kandungnya.

Petugas eksekusi, maupun ibu kandung RZ, tidak mampu membujuk sang anak untuk ikut bersama ibunya. Saat berusaha dibujuk, sang anak justru menangis dan memegangi kaki ayahnya.

"Saya sama bapak... " ujarnya menangis sambil terus memeluk kaki ayahnya.

Tak kuasa melihat anaknya menangis, TR langsung berdebat dengan dua petugas yang mencoba memaksa.

"Sedikit saja rasa kemanusiannya. Saya tidak menghalangi, lihat anak ini. Mana kemanusiannya, " ujar TR yang berusaha tidak memegang anaknya selama eksekusi.

Eksekusi makin mengharukan, setelah neneknya menjerit melihat cucunya akan dipisahkan dengan ayahnya.

"Kasihan yang kecil, jangan seperti ini, " ucapnya sambil menjerit-jerit.

Petugas dari Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Ngawi yang terlibat eksekusi harus turun tangan untuk menenangkan nenek RZ.

Setelah situasi kembali normal, petugas eksekusi yang dipimpin panitera Pengadilan Agama Kabupaten Ngawi, Zahri Mutaqin kembali melanjutkan tugasnya dengan melibatkan perangkat desa setempat serta dua psikiater anak.


Setelah empat jam lebih dilakukan proses mediasi terhadap pihak keluarga TR serta membujuk RZ, akhirnya petugas berhasil membawa RZ dan langsung diantarkan ke rumah ibu kandungnya yang tinggal di Desa Jatirejo, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi.

 


(TOM)

Berita Terkait