Angin Kencang Terjang Purwodadi Pasuruan, 23 Rumah dan 2 Gedung Sekolah Rusak

Pohon tumbang timpa rumah warga (Foto / Istimewa) Pohon tumbang timpa rumah warga (Foto / Istimewa)

PASURUAN : Hujan lebat disertai angin puting beliung menerjang Kecamatan Purwodadi. Cuaca buruk yang terjadi selama dua jam mengancurkan pemukiman warga. Tercatat, ada 23 rumah warga dan 2 gedung yang terdampak angin puting beliung. 

Suhaji, warga Desa Jantisari mengatakan atap rumah warga banyak yang lubang. Lubangnya atap rumah warga ini diakibatkan oleh tumbangnya pohon pete yang berada di dekat rumah warga. “Rata-rata atap yang tumbang karena kena pohon pete yang tertiup angin. Saat kejadian semua keluarga ada di dalam rumah, bersyukur kami semua selamat,” kata Suhaji,

Suhaji juga mengatakan bahwa tetangga sebelah rumahnya juga berdampak akibat puting beliung. Akibatnya rumah tetangga terlempar dan terbawa angin, atap yang terlempar merupakan di bagian belakang.

baca juga : 7 Terduga Pelaku Penganiayaan Bocah SD di Malang Alami Gangguan Psikis

Sementara itu, Kapolsek Purwodadi, AKP Pujianto mengatakan ada puluhan rumah warga yang terdampak angin puting beliung. Puluhan rumah yang terdampak terdapat di empat desa berbeda di antaranya Desa Jatisari, Desa Gajahrejo, Desa Purwodadi, Desa Parerejo. Total ada 23 rumah warga dan 2 gedung yang terdampak angin puting beliung. Dua gedung tersebut merupakan Gedung MI dan Gedung SMP Mambaul Khoir.

“Angin puting beliung merusak 23 rumah warga dan 2 gedung sekolah SMP dan MI. Ada juga pohon tumbang yang menutupi jalan Raya Malang – Surabaya,” kata Pujianto.

Pujianto juga menambahkan bahwa tidak ada korban jiwa akibat kejadian ini. Sampai saat ini kerugian material masih dihitung. Rata-rata rumah warga yang rusak bagian atap.


(ADI)

Berita Terkait