Mengaku Digendam, Uang Rp130 Juta Melayang

Ilustrasi / Medcom.id Ilustrasi / Medcom.id

BLITAR : Seorang ibu berinisial BN (40) warga Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar menjadi korban gendam, Selasa 22 November 2022. Akibat kejadian itu, BN mengalami kerugian hingga Rp130 juta. Modusnya diajak jalan-jalan isi ATM dikuras.

Kapolsek Srengat, Kompol M S Yusuf menjelaskan kasus gendam itu berawal saat korban sedang berbelanja di sebuah swalayan di Desa Dandong Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar. Tiba tiba, korban didekati oleh seorang pria bertubuh tegap dan berpakaian rapi.

"Laki-laki tersebut mengenalkan dirinya berasal dari Brunai Darussalam," katanya.

Saat ngobrol dengan korban tiba-tiba seorang perempuan datang. Korban kemudian keduanya untuk berkeliling dengan sebuah mobil milik para pelaku. Di dalam mobil korban kemudian dihipnotis oleh para pelaku yang diduga berjumlah 4 orang.

“Para pelaku diduga berjumlah 4 orang, 2 laki-laki dan 2 perempuan, modus pelaku adalah gendam atau hipnotis,” imbuhnya.

baca juga : Ponpes Tamirul Islam Akui Adanya Kekerasan Santri hingga Meninggal

Para pelaku kemudian melucuti semua perhiasan yang dipakai korban. Tidak berhenti di situ, pelaku juga menguras habis isi kartu ATM milik korban sebesar Rp 102 juta. “Total kerugian ya sekitar 130 jutaan, ini masih kami proses untuk penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya.

Aksi gendam yang dilakukan oleh para pelaku ini sempat terekam kamera CCTV yang ada di toko swalayan. Polisi juga telah mengetahui jenis kendaraan yang digunakan para pelaku. Kini kasus tersebut tengah diselidiki lebih lanjut oleh Polsek Srengat dan Satreskrim Polres Blitar Kota.


(ADI)

Berita Terkait