Kadin: Surabaya Punya Peluang Jalin Kerja Sama Dengan Thailand

Ketua Kadin Kota Surabaya HM Ali Affandi Andi La Nyalla Mahmud Mattalitti (keempat kiri) memberikan plakat kepada Minister Counsellor (Investment) Thailand Chatchadaporn Krungkasem (keepat kanan), usai berkunjung di Kantor Kadin Surabaya, Jawa Timur, Kami Ketua Kadin Kota Surabaya HM Ali Affandi Andi La Nyalla Mahmud Mattalitti (keempat kiri) memberikan plakat kepada Minister Counsellor (Investment) Thailand Chatchadaporn Krungkasem (keepat kanan), usai berkunjung di Kantor Kadin Surabaya, Jawa Timur, Kami

Surabaya: Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Surabaya, HM Ali Affandi Andi La Nyalla Mahmud Mattalitti, menilai Kota Pahlawan memiliki peluang besar untuk menjalin kerja sama dengan Pemerintah Thailand, terutama karena dukungan infrastruktur yang tersedia, seperti pelabuhan.

 "Kami ingin bertukar informasi tentang apa yang dibutuhkan Thailand dan apa yang bisa ditawarkan Surabaya untuk Thailand. Sehingga kerja sama ini bisa memberikan multiplier effect bagi kedua belah pihak," ujar Ali Affandi dikutip dari Antara, Jumat, 7 Juni 2024.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi ini dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi di kedua negara.

"Memang Thailand saat ini tengah digandrungi oleh wisatawan dari Indonesia. Selain destinasi wisatanya cukup menarik, harga berbagai jenis kuliner dan produk fesyen juga cukup murah,"  lanjutnya.

Ali Affandi juga menyebutkan bahwa kerja sama ini akan lebih mudah dilakukan mengingat adanya surat edaran yang mengajak perusahaan untuk bergabung dengan Kadin.

"Ini bisa mempermudah untuk improve bisnis dan memetakan potensi ekonomi Surabaya," ujarnya.

Selain itu, banyak pelaku usaha di Surabaya ingin berkunjung ke Thailand untuk mempelajari teknologi informasi (IT), khususnya mengenai Kecerdasan Buatan (AI) dan big data.

"AI dan big data adalah sebuah kebutuhan dan Kadin tertarik untuk berkunjung ke Wangchan Valley atau Silicon Valleynya Thailand,"  jelasnya.

Minister Counsellor (Investment) Thailand, Chatchadaporn Krungkasem, mengatakan bahwa kunjungannya ke Kadin Surabaya bertujuan untuk menjalin hubungan baik dan mencari peluang bisnis.

"Kami masih buta tentang Kota Surabaya, terutama terkait dengan potensi ekonomi. Untuk itu kami ingin menjalin networking dan menjaring peluang bisnis dengan Indonesia khususnya Surabaya. Kami akan membawa perusahaan Thailand untuk datang dan melihat peluang kerjasama," ungkapnya.

Chatchadaporn menambahkan bahwa saat ini Thailand sedang berupaya memperkuat kerja sama ekonomi di sektor investasi, perdagangan, pertanian, dan pariwisata dengan Indonesia, khususnya Surabaya.

"Thailand tidak punya sumber nikel untuk baterai mobil listrik atau Electric Vehicle (EV). Apabila ada peluang untuk suplai nikel ke Thailand, kami akan menyambut dengan senang, karena Thailand memiliki perusahaan spare part dan aksesori EV maupun otomobil secara umum," katanya.

Selain itu, sektor agribisnis dan pariwisata juga dinilai sangat menjanjikan untuk dikerjasamakan.

"Karena Thailand adalah salah satu negara penyuplai gula ke Indonesia, dan juga menjadi tujuan utama wisatawan baik dari Indonesia maupun Thailand," terangnya.


(SUR)

Berita Terkait