Pemprov Jatim Upayakan Pelaku UMKM Pasarkan Produk Lewat Perdagangan Elektronik

Kegiatan Upgrade Skill Bersama Tokopedia dan TikTok di Kantor Dinas Koperasi UKM Provinsi Jawa Timur pada Rabu, 15 Mei 2024. Foto: ANTARA-Indra Setiawan Kegiatan Upgrade Skill Bersama Tokopedia dan TikTok di Kantor Dinas Koperasi UKM Provinsi Jawa Timur pada Rabu, 15 Mei 2024. Foto: ANTARA-Indra Setiawan

Surabaya: Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM) Jawa Timur terus mengupayakan agar pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dapat merambah perdagangan elektronik untuk memasarkan produknya. Perdagangan elektronik membuat produk pengusaha menjangkau pasar lebih luas, mudah, dan murah untuk diakses.

"Saat ini pelaku UMKM memang sudah melek teknologi, mereka juga banyak yang menggunakan perdagangan elektronik untuk pemasaran. Di sisi lain, banyak yang masih bisa dilakukan salah satunya untuk produksi dan juga mengatur keuangan secara elektronik," ucap  Kepala Diskop UKM Jawa Timur, Andromeda Qomariah, dikutip dari Antara, Kamis, 16 Mei 2024.

Saat ini terdapat 139 juta orang penduduk Indonesia yang menggunakan media sosial. Ia mengatakan, sebanyak 34,5% dari pengguna media sosial memanfaatkannya untuk menemukan produk yang dibeli sehingga peluang tersebut perlu ditangkap.

Ia meminta kepada 46 pelaku usaha dari beberapa daerah di Jawa Timur, seperti Banyuwangi, Jember, hingga Sidoarjo sebagai peserta dalam kegiatan tersebut agar memanfaatkan kegiatan semaksimal mungkin.

"Peserta pelatihan merupakan pengusaha yang sudah berjualan di Tokopedia maupun Shop Tokopedia (TikTok)," ucap dia.

Head of Communications Tokopedia, Aditia Grasio Nelwan, menjelaskan total penjual selama 14 tahun sudah mencapai 14 juta penjual. Jangkauan distribusi mencapai 99% kecamatan di Indonesia dengan lebih dari 15 mitra logistik, lebih dari 65 metode pembayaran dan menyediakan lebih dari 1,8 miliar produk.


(SUR)

Berita Terkait