Polisi Lacak Sopir Taksi Online di Malang Hilang Kontak usai Antar Penumpang

Ilustrasi / Medcom.id Ilustrasi / Medcom.id

MALANG : Sopir taksi online di Malang dilaporkan hilang kontak sejak tiga hari lalu. Korban bernama Apris Fajar Santoso (29) warga Desa Clumprit, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang terakhir kali bisa dihubungi pada Sabtu 3 Juni 2023. Informasi yang dihimpun, Apris Fajar tidak pulang ke rumah setelah membawa penumpang dari kawasan Kepanjen, Kabupaten Malang. Apris terakhir membawa mobil minibus Toyota Calya N 1846 FH berwarna silver.

Pihak keluarga sempat menghubungi nomor milik Apris, tetapi tidak bisa dihubungi lagi hingga saat ini. Pihak keluarga pun memutuskan melaporkan kejadian itu ke Polres Malang pada Minggu 4 Juni 2023. Kasi Humas Polres Malang, Iptu Ahmad Taufik membenarkan laporan tersebut. Saat ini jajaran kepolisian tengah menyelidiki keberadaan Apris.

"Benar, Minggu kemarin ada laporan kehilangan seorang driver taksi online atas nama Apris Fajar Santoso," ucap Taufik Senin 5 Juni 2023.

Taufik mengatakan, Apris hilang kontak dengan keluarganya usai mengantar penumpang dari Desa Dilem, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang menuju Balekambang, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, pada Sabtu sore 3 Juni 2023 sekitar pukul 16.30 WIB.

baca juga : Pasien Meninggal Diduga karena Penanganan Lambat, RSUD Soewandhie Minta Maaf

"Pada pukul 17.40 WIB itu terakhir komunikasi dengan istrinya. Setelah itu hilang kontak hingga saat ini," ucap dia.

Dia menyebut, Apris memiliki ciri-ciri tinggi tubuhnya mencapai 162 sentimeter, warna kulit sawo matang, dan rambut lurus sebagaimana laporan dari pihak keluarga. "Sampai saat ini, anggota kepolisian masih melakukan pelacakan dan mengumpulkan informasi untuk mencari keberadaan korban," katanya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Malang, Iptu Wahyu Riski Saputro mengatakan, pihaknya tengah melakukan penyelidikan untuk mencari keberadaan korban. "Kami masih melakukan penyelidikan, mengumpulkan informasi dari berbagai pihak, termasuk keluarga dan teman-teman korban," ucap Wahyu Rizki.

 


(ADI)