Satpol PP Kota Surabaya Ingatkan Bahaya Pelajar 'Nggandol' Truk

Petugas Satpol PP Surabaya menjaring 17 anak yang nekat Petugas Satpol PP Surabaya menjaring 17 anak yang nekat
Surabaya: Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya mengimbau pelajar tak membiasakan "nggandol" (bergelantung) truk atau nekat menumpang di kendaraan terbuka milik orang lain. Kepala Satpol PP Kota Surabaya M. Fikser menyebut pihaknya menjaring 17 anak yang nekat "nggandol" truk di Jalan Kedung Cowek, Surabaya, belum lama ini.

"Anak-anak itu telah dilakukan pembinaan & pendampingan di kantor Satpol PP," kata Kepala Satpol PP Kota Surabaya, M Fikser dilansir dari Antaranews.com, Minggu, 22 Oktober 2023.

Pendampingan diberikan dengan melibatkan Dinas Pemberdayaan, Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A-PPKB) Kota Surabaya. Belasan anak yang terjaring didata.

"Ada tim dari DP3A-PPKB Surabaya yang kami turunkan ke lapangan untuk cek tentang persoalan mereka,” katanya.

Guna memberikan efek jera, Fikser meminta kepada anak-anak yang terjaring, untuk meminta maaf kepada orang tua mereka Satpol PP Surabaya turut memberi perhatian lebih ke belasan anak tersebut. Anak-anak yang terjaring diajak untuk makan bersama, serta mendapat sandal gratis dari Satpol PP Kota Surabaya.

Fikser mengimbau kepada para pengemudi truk untuk melarang jika ada anak-anak yang "nggandol" di truk mereka. "Kami mengingatkan untuk para pengemudi berhenti sejenak dan tidak melanjutkan perjalanan jika ada anak yang ikut di truk mereka," ucapnya.


(SUR)

Berita Terkait