Gempa Malang, Kerusakan Bangunan Bertambah Jadi 404 Rumah

Kondisi bangunan rumah yang rusak di Malang akibat gempa Blitar (Foto / Istimewa) Kondisi bangunan rumah yang rusak di Malang akibat gempa Blitar (Foto / Istimewa)

MALANG : Jumlah kerusakan bangunan rumah di Kabupaten Malang imbas gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,9 yang berpusat di tenggara Kabupaten Blitar terus bertambah. BPBD Kabupaten Malang mencatat hingga Minggu malam 23 Mei 2021, sudah ada 16 kecamatan dari 33 kecamatan di Kabupaten Malang yang melaporkan dampak kerusakan akibat gempa.

Plt Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan mengatakan, total ada 404 rumah warga yang rusak terdampak gempa yang berpusat di Kabupaten Blitar tersebut. Namun kerusakan yang timbul sebagian sudah timbul saat gempa di Kabupaten Malang pada 10 April 2021 lalu.

"Ada 404 rumah rusak, rinciannya 307 rumah warga rusak ringan, 83 rumah rusak sedang, dan 14 rumah rusak berat," ucap Sadono.

Sadono menambahkan, ada 14 fasilitas kesehatan masyarakat yang juga rusak terdampak gempa. Beberapa fasilitas kesehatan yang rusak di antaranya Puskesmas Donomulyo dan Puskesmas Bantur.

"Tempat ibadah yang rusak tercatat ada 4 dan dua fasilitas umum juga rusak," katanya.

Sedangkan satu korban warga dikatakan Sadono, dilaporkan mengalami luka ringan. Saat ini, BPBD terus berkoordinasi dengan tim reaksi cepat (TRC) dan relawan untuk melakukan asesmen dan pendataan. Sebelumnya diberitakan, gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,2 SR yang dimutakhirkan menjadi 5,9 SR.

Gempa bumi berpusat di 57 kilometer tenggara Kabupaten Blitar, dengan kedalaman 110 kilometer, dengan titik koordinat 8,63 LS dan 112,34 BT. Gempa bumi ini terjadi pada Jumat malam 21 Mei 2021 pukul 19.09 WIB dan dirasakan hampir di sebagian besar selatan Pulau Jawa hingga Cilacap, bahkan hingga Pulau Lombok.

 


(ADI)

Berita Terkait