Tingkatkan Partisipasi Pemilih Pemula, Dispendukcapil Malang Jemput Bola Rekam KTP di Sekolah

Layanan jemput bola Dispendukcapil Kota Malang di sejumlah lingkungan pendidikan atau sekolah, Senin 5 Januari 2024. Dokumentasi/ Pemkot Malang. Layanan jemput bola Dispendukcapil Kota Malang di sejumlah lingkungan pendidikan atau sekolah, Senin 5 Januari 2024. Dokumentasi/ Pemkot Malang.

Malang: Petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Malang memberikan layanan jemput bola perekaman KTP elektronik di sejumlah lingkungan pendidikan atau sekolah pada Senin, 5 Januari 2024. Kegiatan ini untuk meningkatkan angka partisipasi pemilih pemula pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Kepala Dispendukcapil Kota Malang, Dahliana Lusi Ratnasari, mengatakan pihaknya rutin menggelar kegiatan jemput bola di SMA/sederajat di Kota Malang. Pada hari ini, kegiatan bertajuk ‘Dukcapil Goes To School’ itu menyasar SMAN 1, SMAN 3, dan SMAN 4 atau yang dikenal dengan kompleks SMA Tugu.

"Untuk adik-adik 17 tahun ini, mereka sudah punya hak pilih. Ini kita usahakan tuntas untuk di Kota Malang. Sementara itu untuk memilih harus membawa KTP, jadi mereka yang ulang tahunnya pada 14 Februari akan kami beri cetakan biodata," kata Lusi dikutip dari Medcom.id pada Selasa, 6 Februari 2024.

Lusi menyampaikan, untuk saat ini Dispendukcapil tengah mengusahakan agar anak muda yang berusia 17 tahun bisa melakukan perekaman e-KTP. Hal ini pun erat kaitannya dengan Pesta Demokrasi Serentak yang akan digelar pada 14 Februari 2024.

"Jadi sudah ada solusinya, meskipun mereka belum perekaman kami cetakan biodata, di situ biodata produk dari Dukcapil, tampak foto, kemudian juga ada tanda tangan elektronik barcode," jelas Lusi.

Sementara itu, Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyampaikan KTP merupakan identitas resmi yang penting dan wajib dimiliki oleh setiap warga negara. Dengan memiliki KTP tentu seorang warga negara akan memiliki akses yang lebih baik untuk mendapat berbagai layanan publik.  

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Malang untuk memastikan bahwa seluruh penduduk, termasuk para generasi muda, memiliki identitas resmi yang sah dan tercatat secara lengkap dalam sistem administrasi negara. Sekaligus untuk meningkatkan tertib administrasi kependudukan,” kata Wahyu.


(SUR)

Berita Terkait