Meninggal di Gereja, Jasad Pria Jember Dievakuasi Petugas Covid-19

Petugas berpakaian APD lengkap mengevakuasi jasad pria yang ditemukan meninggal dalam gereja di Kota Pasuruan. (foto/metrotv) Petugas berpakaian APD lengkap mengevakuasi jasad pria yang ditemukan meninggal dalam gereja di Kota Pasuruan. (foto/metrotv)

PASURUAN. Jasad pria ditemukan tak bernyawa di dalam Gereja GPIB PNIEL di Jalan Anjasmara, Kelurahan Bugul Kidul,  Kota Pasuruan, Senin siang 22 Juni 2020.  

Jasad pria yang diketahui bernama Muarifin (45 tahun), warga Kecamatan Panti, Kabupaten Jember ini tergolek tak bernyawa dengan berselimut sarung dengan mengenakan celana jeans di salah satu bangku jamaah. 

Dari informasi yang dihimpun, Muarifin diketahui sedang beristirahat di dalam gereja. Rencananya akan pulang kembali ke Jember bersama dengan temannya Ani Hartini, pada Selasa 23 Juni 2020. 

Ani Hartini membenarkan jika temannya yang meninggal dunia di dalam gereja tersebut.  Sebelumnya datang dari Jember menuju Kota Pasuruan untuk menghadiri acara 40 hari kematian saudaranya. 

"Malam malam harinya saya masih lihat dia dalam kondisi sehat dan sempat minum kopi di warung depan gereja, " cerita Ani yang terkejut mendapatkan kabar temannya meninggal. 

Sementara petugas dari tim Inafis Polres Pasuruan kota yang berpakaian APD  lengkap datang ke lokasi langsung melakukan olah TKP di lokasi kejadian. 

Dari olah TP, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Namun jasad  laki-laki asal Jember itu  dilarikan ke Rumah Sakit dr Soedarsono Kota Pasuruan untuk menjalani otopsi. 


(TOM)

Berita Terkait