Sungai Bawah Tanah Viral di Jombang, Terbentuk dari Belahan Batu

Sungai bawah tanah di Jombang mulai dilirik wisatawan (Foto / Istimewa) Sungai bawah tanah di Jombang mulai dilirik wisatawan (Foto / Istimewa)

JOMBANG : Sungai di Jombang menyita perhatian warganet. Sebab, sungai tersebut memiliki keunikan yakni berada di bawah tanah dan tersembunyi di tengah hutan. Sungai itu berada di Sendang Tlimo yang terletak di Jombang, Jawa Timur. Bagaimana penampaknya? berikut ulansannya.


1. Terbentuk dari batu yang terbelah

Sendang Tlimo terbentuk dari batu yang terbelah menjadi dua. Hasilnya, terdapat sungai yang mengalir diapit oleh kedua batu tersebut. Kabarnya, batu tersebut dibelah oleh orang sakti pada masa lalu.

2. Terdapat air terjun

Selain dipenuhi dengan keindahan sungai yang mengalir, terdapat juga air terjun yang ada di sisi paling kiri lokasi sendang. Tak sadar, ternyata sendang ini berada di atas air terjun. Dari atas, memang tidak bisa dilihat berapa tinggi air terjun ini hingga sampai ke dasar sungai di bawah. Namun, sepertinya cukup tinggi. Tampak air terjun ini bak jurang yang cukup curam.

3. Banyak batu unik

Sepanjang Anda menyusuri Sendang Tlimo, terdapat banyak bebatuan yang menarik. Bebatuan yang menarik ini terdapat dalam berbagai ukuran. Ada juga batu yang bercampur tanah.

4. Udara sejuk

Udara di Sendang Tlimo sangat sejuk. Ini karena belum banyak wisatawan yang mengetahui wisata alam ini. Sendang ini masih tampak alami dan belum terawat layaknya tempat wisata rintisan lainnya. Beberapa pengunjung pun juga tampak keluar masuk. Mereka sepertinya hanya menjadikan area sendang ini sebagai lokasi melepas lelah dan penat sesaat. Lalu kemudian melanjutkan perjalanan kembali.

5. Lokasi dan rute

Sendang ini cukup berpotensi besar menjadi objek wisata alam, berada di Desa Tanjung Wadung, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang. Jarak dari pusat kota menuju Sendang Tlimo ini sekitar 30 kilometer. Sendang Tlimo ini berada di kawasan lahan milik Perhutani. Di tengah-tengah antara jalan penghubung dua desa, yakni Desa Tanjungwadung dan Desa Marmoyo Kecamatan Kabuh.


(ADI)

Berita Terkait