15 Tahun Menabung, Penjual Krupuk dari Jombang Berangkat Haji

Pasangan suami istri, Amir dan Maryam/metrotv Pasangan suami istri, Amir dan Maryam/metrotv

JOMBANG: Jika tekat dan niat sudah kuat, menjalankan ibadah haji bukanlah sekadar mimpi. Pasangan suami istri penjual krupuk di Jombang, Jawa Timur bisa berangkat ke Tanah Suci setelah 15 tahun menabung!

Raut kebahagiaan tergambar dari wajah Amir dan Maryam. Pasangan suami istri asal Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, Jombang dipastikan berangkat haji pada tahun ini melalui kelompok terbang 35 embarkasi Juanda Surabaya, 29 Juni mendatang.
 
Untuk bisa berangkat haji dengan biaya puluhan juta, bukan sesuatu yang mudah bagi Amir dan Maryam. Apalagi, mereka hanya mengandalkan dari hasil penjualan krupuk. Namun berbekalan keyakinan dan keuletan biaya haji bisa dilunasi.

Pasutri ini mengaku, keinginannya naik haji ke tanah suci muncul sejak pertama menikah sekitar tahun 1996 silam. Sejak saat itu, setiap hari mereka berdua berkomitmen menyisihkan pendapatan dari jualan kerupuk untuk ditabung.

BACA: Jelang Berangkat, 2 Calon Haji Asal Nganjuk Meninggal

"Setiap hari, menyisakan uang hasil jualan sebesar Rp 20 ribu sampai Rp 50 ribu. Karena hasil jualan juga tidak menentu, " ucapnya.

Sedikit demi sedikit namun konsisten, uang yang terkumpul sebesar Rp 51 juta menjadi modal keduanya mendaftar haji pada tahun 2011 lalu. Karena daftar tunggu cukup lama, baru pada tahun ini keduanya bisa mendapatkan porsi.

Meski hasil jualan krupuk tak menentu kadang laku 7 Kg hingga 10 Kg, namun pasutri ini tetap konsisten mengumpulkan sedikit demi sedikit. Bahkan keduanya juga baru dua tahun silam bisa melunasi biaya haji sebesar Rp 30 juta yang memastikan keduanya bisa berangkat pada tahun ini.


(TOM)

Berita Terkait