Mari Lindungi Anak Dari Dampak Negatif Digital

ilustrasi (pexels) ilustrasi (pexels)

Clicks: Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) mengajak semua pihak untuk bersama-sama melindungi anak dari pengaruh buruk digital. Mulai dari pemerintah, masyarakat, hingga keluarga.

Seluruh elemen masyarakat punya peran penting dalam menciptakan lingkungan digital yang sehat bagi anak. "Kita harus melindungi anak-anak kita dari informasi-informasi, dari hal-hal yang merusak alam bawah sadar mereka," ujar Deputi Koordinator bidang Peningkatan Kesehatan dan Pembangunan Kependudukan Kemenko PMK, Agus Suprapto, dilansir dari Medcom.id, Minggu, 24 Juli 2022.

Dampak negatif konten digital tampak nyata dengan banyaknya kasus kekerasan yang terjadi di lingkungan anak-anak. Kemudahan mengakses media digital membawa dampak yang luar biasa bagi anak-anak. Apalagi selama pandemi, media digital menjadi sarana belajar dan informasi yang masif digunakan anak-anak.

Kemenko PMK bersama Kementerian Komunikasi Informasi (Kemkominfo) dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) berinisiatif menangani masalah ini. Literasi digital terus diperkuat guna menebar nilai-nilai positif.

"Membangun forum-forum atau agen-agen anak yang memberi nilai-nilai positif. Anak itu kan harus bentuk nyata, tidak perlu peraturan. Rasa, norma, agama itu yang mendukung anak-anak kita," kata Agus.

Agus juga berharap para konten kreator mendukung upaya pemerintah. Artinya dengan membuat konten yang tidak hanya sekadar untuk viral, tetapi juga membuat konten yang mendidik dan berkontribusi pada pembangunan manusia.

"Bentuk-bentuk keberhasilan yang membangun harusnya itu yang dimunculkan, bukan yang pragmatis," kata Agus.


(SUR)

Berita Terkait