IDI Jatim: Angka Positif Covid 19 di Kalangan Tenaga Kesehatan Jatim Tinggi

ilustrasi/medcom.id ilustrasi/medcom.id

MALANG : Ketua Ikatan Dokter Indonesia wilayah Jawa Timur, dr Sutrisno menyebutkan  total tenaga kesehatan yang positif covid-19 per 20 Juni 2020 mencapai 226 orang dan 17 orang diantaranya meninggal dunia. Data tersebut terperinci menjadi tenaga dokter 68 orang positif, 9 orang meninggal dunia. Perawat 106 orang positif, 6 diantaranya serta bidan 52 orang positif, 2 orang meninggal dunia.

Ketersediaan alat perlindungan diri (APD) dan tingginya jam kerja para tenaga kesehatan menangani pasien covid 19, disebut-sebut menjadi penyebab utama proses penularan dan kematian para tenaga kesehatan tersebut. 

"Tingkat kedisiplinan para tenaga kesehatan dalam menggunakan APD dan protokol kesehatan penanganan pasien covid-19 menjadi syarat wajib pencegahan penularan dari pasien kepada mereka," ungkapnya.

Sementara itu  menanggapi tingginya tingkat kematian pasien covid 19 di Jawa Timur, Sutrisno meminta kepada masyarakat agar disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan dan kebijakan pencegahan penularan covid 19, baik di masa PSBB maupun masa transisi menuju kenormalan baru. 

"Kebijakan yang dikeluarkan pemerintah tidak akan berhasil tanpa penerapan positif di lapangan, termasuk adanya hukuman tegas bagi warga yang melakukan pelanggaran protokol kesehatan," pungkasnya.


(ADI)

Berita Terkait