Pemkot Mojokerto Pastikan Kesehatan Hewan Kurban Untuk Idul Adha 2024

Pj Wali Kota Malang, Ali Kuncoro (kanan), melakukan peninjauan ke tempat penyembelihan hewan di rumah potong hewan (RPH) kota setempat. Foto: ANTARA-HO-Pemkot Mojokerto Pj Wali Kota Malang, Ali Kuncoro (kanan), melakukan peninjauan ke tempat penyembelihan hewan di rumah potong hewan (RPH) kota setempat. Foto: ANTARA-HO-Pemkot Mojokerto

Mojokerto: Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pemerintah Kota Mojokerto, Jawa Timur memperketat pengawasan terhadap kesehatan hewan kurban menjelang pelaksanaan Hari Raya Kurban 2024. Pengawasan ketat yang dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

"Untuk pengawasan lalu lintas hewan kan sudah ada aturan yang jelas, tidak harus momentum Idul Adha. Ketika hewan masuk ke Kota Mojokerto harus ada izin pemasukan, surat keterangan kesehatan hewan, begitupun hewan keluar," ucap Penjabat (Pj) Wali Kota Mojokerto M. Ali Kuncoro dikutip dari Antara, Selasa, 14 Mei 2024.

Ali Kuncoro menyampaikan, meski Kota Mojokerto Zero Reported Case dalam penyakit mulut dan kuku (PMK) sejak 2022 hingga sekarang, vaksinasi PMK secara berkelanjutan tetap dilakukan.

"Sebagai upaya preventif vaksinasi PMK berkelanjutan tetap kita lakukan, sembari kita lakukan edukasi ke peternak lokal terkait kesehatan hewan," ungkap dia.

Ia juga menambahkan, saat ini wabah PMK di Jawa Timur telah terkendali. Namun, pihaknya tetap meminta seluruh panitia kurban dan takmir masjid di Kota Mojokerto untuk tetap berhati-hati dalam memilih hewan kurban.

"Saat memilih hewan kurban khususnya mendatangkan dari luar daerah, harus dilengkapi dengan surat kesehatan hewan," ucapnya.


(SUR)

Berita Terkait