Polda Jatim Ringkus 2 Hacker Situs Pemprov Jatim dan ITS

Polda Jatim merilis kasus pembobolan website resmi Pemprov Jatim dan ITS. Medcom.id/Amaludin Polda Jatim merilis kasus pembobolan website resmi Pemprov Jatim dan ITS. Medcom.id/Amaludin

SURABAYA: Polda Jawa Timur meringkus dua pembobol website resmi milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur dan Pascasarjana Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.

"Ada dua tersangka yang kita tangkap. Tersangka pertama berinisial MA dan AT," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Dirmanto, di Mapolda Jatim di Surabaya, Rabu, 31 Mei 2023.

Dirmanto menjelaskan, kedua tersangka melakukan peretasan (hacking) website https://jatimprov.go.id/ dan https://tpka.its.ac.id/, untuk dijadikan sebagai sarana meningkatkan Search Engine Optimization (SEO) konten perjudian, dengan menyusupkan file ekstensi.

"Mereka menyusupkan file ekstensi atau backdoor di website yang menjadi target para pelaku untuk melakukan hacking," jelasnya.

Sementara Wadirreskrimsus Polda Jatim, AKBP Arman mengatakan, peretasan tersebut dilakukan tersangka pada Februari 2023 lalu. Akibat peretasan itu, website pascasarjana ITS berubah tampilan judi slot88 ketika diakses.

BACA: Tipu Penjual Pulsa, Pemuda di Surabaya Nyaris Dimassa

"Kasus ini bermula dari laporan ITS, bahwa situs resmi program pascasarjana ITS ini diretas pada Februari 2023. Kemudian, tim melakukan penyelidikan kurang lebih satu bulan dan akhirnya melakukan penangkapan terhadap tersangka AT di Cirebon," ungkapnya.

Setelah dilakukan pengembangan, akhirnya mengerucut kepada MA alias Mister Cakil yang merupakan satu jaringan dengan AT. Hasil pendalaman polisi, Mister Cakil dan AT rupanya berkolaborasi meretas situs milik Pemprov Jatim.

"AT telah melakukan peretasan ratusan situs atau sib domain, baik pemerintahan maupun swasta. Salah satunya juga situs milik Pemprov Jatim bersama Mister Cakil," ujarnya.

Tersangka AT, 27, warga asal Dusun Sinabe, Mundu, Kabupaten Cirebon, dan MA alias Mister Cakil, 23, warga asal Legok, Tangerang, Banten. Tersangka AT ditangkap di kediamannya pada 28 Maret 2023. Sedangkan Mister Cakil ditangkap di rumahannya sepulang dari Kamboja pada 7 Mei 2023.

"Setelah ditangkap, tersangka dan barang bukti dibawa ke Mapolda Jatim untuk diproses lebih lanjut," katanya.

Pengakuan tersangka pada petugas mengaku mendapat keuntungan sebesar Rp200 ribu dari menjual website. Sedangkan Mister Cakil mendapat gaji Rp10 juta per bulan.

"Tersangka AT mendapat bayaran Rp200 ribh per sub domain yang berhasil diretas. Sedangkan, Mister Cakil sebagai admin website judi di Kamboja ini mendapat gaji Rp10 juta perbulan. Mister Cakil ini dikenal sebagai guru dari para peretas," ujarnya.

 


(TOM)

Berita Terkait