Inovatif, Mahasiswa di Surabaya ini Bikin Pot Bisa Siram Tanaman Otomatis

Mohammad Atsar Rizky Almeyda menunjukkan desain Autopot (Foto / Istimewa) Mohammad Atsar Rizky Almeyda menunjukkan desain Autopot (Foto / Istimewa)

SURABAYA : Mahasiswa S1 Prodi Desain Produk Universitas Dinamika (Despro Undika) Mohammad Atsar Rizky Almeyda berhasil membuat sebuah pot tanam siram otomatis. Alat yang dinamai Autopot itu dapat menyiram tanaman secara otomatis sesuai dengan standar suhu yang sudah ditentukan. Ide awal pembuatan Autopot karena Atsar dan ayahnya merupakan pencinta tanaman dan memiliki beragam tanaman hias di pekarangan rumahnya.

“Dari banyaknya tanaman yang ada di rumah, jadi saya berinisiatif kenapa nggak bikin alat siram otomatis saja,” ungkap Mohammad Atsar, Selasa 16 Agustus 2022.

Mahasiswa angkatan 2018 ini berharap alat ciptaannya bisa memberikan solusi kepada para pencinta tanaman. Jadi dapat membantu merawat tanaman saat ditinggal bepergian maupun saat sibuk bekerja. Demi mewujudkan idenya, Atsar merancang rangka pot yang tetap terlihat menarik namun juga memiliki komponen bermanfaat di dalamnya.

“Autopot memiliki panjang 75 cm, dengan tinggi 25 cm dan lebar 20 cm,” ungkapnya.

Penggunaan Autopot cukup mudah. Langkah awal, memasukan media tanam berupa tanah, pupuk dan tanaman hias ke dalam pot tersebut. “Setelah itu isi air kurang lebih lima sampai enam liter ke dalam bagian kanan pot dalam kondisi belum tersambung listrik,” lanjut Atsar.

Baca juga : Mahasiswa Kedokteran Unusa Ciptakan Body Cream Berbahan Biji Buah Delima

Air yang dituangkan harus memenuhi garis standar yang sudah ditentukan agar tanaman cukup mendapat asupan air. Sedangkan untuk jenis tanaman, maksimal memiliki tinggi sekitar 15-18 cm. “Setelah semua siap, maka bisa langsung disambungkan ke listrik. Dinyalakan tombolnya, nanti menyiram otomatis jika suhu sudah sesuai dengan standar settingnya,” terangnya.

Cara kerja Autopot secara otomatis saat angka suhu sudah sesuai dengan standar yang ditentukan, yaitu 35 derajat Celcius. “Jadi ini ada dua angka atas dan bawah. Nah, yang atas itu suhu kondisi ruangan saat ini. Bawah itu suhu yang saya tentukan,” ujarnya.

Jika kedua suhu sudah menunjukkan angka yang sama, maka sensor mengirim sinyal ke komponen temperature control. Kemudian mengeluarkan air dari dalam dan menyiram tanaman yang ada secara otomatis.

Sementara itu, dosen Despro Undika Darwin Yuwono Riyanto mengapresiasi alat ciptaan mahasiswanya. Ia juga berharap ke depannya inovasi ini bisa terhubung ke aplikasi di smartphone.

“Harapannya nanti di inovasi Atsar ini ada pengembangan untuk bisa nge-link ke aplikasi di smartphone. Jadi saya berharap para mahasiswa juga bisa membuat inovasi yang mengarah ke smart product atau otomatisasi,” pungkasnya.

 


(ADI)

Berita Terkait