85% Kasus Covid-19 di Banyuwangi Probable Omicron

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi Amir Hidayat. Foto: Antara/Novi H Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi Amir Hidayat. Foto: Antara/Novi H

Banyuwangi: Hasil uji sampel kasus covid-19 di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Barat, menunjukkan sebagian besar kasus covid-19 yang diduga kuat (probable) varian Omicron. Dari 20 sampel yang diuji di laboratorium Surabaya, 17 sampel di antaranya terinfeksi varian Omicron.

"Pengujian itu dilakukan di laboratorium dengan metode S-gene target failure (SGTF). Dari sampel tersebut, 85 persen diduga kuat varian Omicron," urai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi, Amir Hidayat, dilansir dari Antara, Rabu, 16 Februari 2022.

Amir berpendapat sampel tersebut belum dapat dikatakan varian Omicron. Setelah pemeriksaan SGTF, masih ada tahap selanjutnya untuk memastikan apakah sampel yang dikirim menunjukkan probable Omicron. Yakni, pengujian lanjutan harus dipastikan lewat metode whole genome sequencing (WGS).

Baca: Vaksin Covid-19 Diulang, Ini Syarat dan Ketentuannya!

Amir menyebut kasus positif covid-19 di Kabupaten Banyuwangi terus mengalami peningkatan. Per Sabtu, 15 Januari 2022, kasus aktif bertambah 172 orang hingga jumlah total mencapai 1.171 kasus.

Data menunjukkan, sebanyak 16 orang pasien positif covid-19 dirawat di RSUD Blambangan dan satu orang pasien dirawat di RSUD Genteng. Sebagian besar pasien covid-19 tanpa gejala (OTG) dan gejala ringan.

Amir mengimbau kepada masyarakat agar memperketat protokol kesehatan dalam menghadapi virus varian Omicron. "Selalu waspada dan disiplin protokol kesehatan. Varian Omicron ini penularannya sangat cepat, meski keganasannya tidak sebesar varian Delta," pungkas dia. (Monique Handa Shafira)


(UWA)

Berita Terkait