Timbangan Dicurangi, Petani Tembakau Pamakesan Lapor Polisi

Polres Pamakesan memediasi petani tembakau dengan pemilik gudang/metrotv Polres Pamakesan memediasi petani tembakau dengan pemilik gudang/metrotv

PAMEKASAN: Merasa dicurangi timbangannya saat proses jual beli, sejumlah petani tembakau di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur marah. Para petani ini melaporkan pemilik 'gudang nakal' ke Polres Pamekasan

Dalam video amatir yang viral, menunjukkan transaksi pengambilan sampel tembakau yang diduga terjadi pengurangan berat timbangan di Gudang Tembakau CV Madura Jaya Lestari. Adanya kejanggalan dari hasil timbangan gudang membuat para petani rugi.

Salah seorang petani tembakau, Pungkos mengatakan, masalah terjadi ketika petani menemukan tembakau mereka berkurang cukup banyak. Masing masing tumpukannya, ada yang berkurang sekitar 4 kilogram hingga 5 kilogram.

"Kami merasa telah dicurangi oleh pihak gudang dan langsung melaporkan kasus tersebut ke Polres Pamekasan, " ujarnya.

BACA: Diduga Bunuh Diri, Pria Ngawi Terjun Bersama Motornya di Sungai Bengawan Solo

Sementara Pemilik Gudang Tembakau, Arif Budiman, mengaku kejadian tersebut terjadi hanya kerena kesalahpahaman. Pihak petani dan gudang sudah berdamai setelah dilakukan proses mediasi oleh pihak Polres.

"Dari hasil mediasi, dituangkan dalam surat yang menjelaskan pihak gudang siap berkomitmen dan berjanji tidak akan mengulangi hal-hal yang dianggap merugikan petani. Kami juga siap mengganti apabila ada kerugian yang dialami seperti apa yang sudah dilaporkan," tandasnya.


(TOM)

Berita Terkait